DIRUT BUMD MEMBANGUN SULUT MAJU BERSAMA KADIS PERTANIAN DAN PETERNAKAN SULUT PANEN JAGUNG, KERJASAMA DPD PERMESTA, KTNA SULUT DAN POKTAN BINAAN DIKECAMATAN REMBOKEN

Minahasa, Terompet Indonesia /TI, Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Membangun Sulut Maju Sulawesi Utara Bapak Dating Palembangan bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara Ibu Wihelmina Nova Pangemanan beserta Ketua KTNA Sulawesi Utara Dr.Set Stephanus Lumowa,SIK,MSi dan Ketua Kelompok Tani Permesta Sulawesi Utara Prof Devi Kemus, MS mengadakan panen perdana jagung komposit viaritas jakarin di area enam hektar hasil kerjasama Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Utara bersama kelompok kelompok Tani binaan di Kecamatan Remboken pada hari jumat 06 Maret 2026 di Desa Tampusu Kecamatan Remboken Minahasa Sulawesi Utara.

Direktur Utama BUMD Membangun sulut Maju mengatakan: “Hasil jagung yang kita panen ini hasilnya bagus dan berharap kedepan akan lebih baik untuk hasil yang lebih maksimal guna menunjang program pemerintah Presiden Prabowo dan Gubernur Sulawesi Utara Bapak Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, SE di bidang ketahanan pangan”

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara menyambut penuh dan memberi apresiasi positif atas hasil panen jagung dan mengatakan: “bangga dengan hasil yang ada ini, kami akan tetap terus mendampingi sebagai tanggungjawab dan kerja kami, dan berterima kasih kepada Badan Usaha Milik Daerah Membangun Sulut Maju serta kelompok kelompok tani yang kompak dan terus tetap bersemangat”. Sebut kepala dinas yang didampingi oleh para kepala bidang yang hadir.

Sementara itu Ketua KTNA Sulawesi Utara Dr.Set Stephanus Lumowa,SIK, MSi.menjelaskan : “Panen Jagung perdana ini adalah hasil.kerjasama KTNA dengan Kelompok kelompok Tani Permesta Binaan pada area sebelah timur, nanti juga akan ada panen berikutnya di area sebelah barat dan selatan pada alhir bulan ini” jelas Direktur Operasional BUMD Mebangum Sulut Maju Sulawesi Utara.

Ketua Poktan Permesta Sulawesi Utara Devi Kemur MS, menjelaskan bahwa: Jenis jagung Komposit varitas jakarin ini dapat dijadikan benih untuk dikembangkan, serta dikerjakan oleh kelompok kelompok tani binaan kami”

Bersamaan dengan itu Direktur Logistik Ibu Meidy Susan Waridin, mrengatakan: “Sejak penanaman hingga panen secara bertahap ini kami terus mendampinginya para petani dan steakholder yang terlibat dan akan terus dikerjakan baik penanaman maupun panenan secara berkelanjutan”

Sebagaimana diketahui bahwa hamparan pertanian jagung komposit jenis jakarin yang ditanam pada hamparan sekitar 6 hektar adalah penanaman tahap awal pada lahan pertanian berkelanjutan di area yang akan di kembangkan nanti di hamparan sekitarb100 hektare yang akan ditanami dengan tanaman jagung dan tanaman hortikulutara lainnya, bersama kelompok kelompok tani binaan.#mdl#

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *